FAM Indonesia ( Forum Aktif Menulis Indonesia )

FAM Indonesia ( Forum Aktif Menulis Indonesia )
Langkah Menjadi Penulis Profesional.

Selasa, 14 Mei 2013

Puisi Karya Efrieza Azura


September

  • Sejak pertama berkenalan
    ketika tangan berjabat
    saat langit kelam
    dan bulan setengah badan
    Di awal bulan September
    terasa sangat bersahabat
    namun tak kusangka semua berubah
    kusadari kita telah salah dalam melangkah
    Masih terlalu pagi kau bilang cinta
    bahkan tak pantas kau ucapkan
    Siapa dirimu?
    Aku tak tahu
    Kaupun tak tahu siapa aku
    Bukankah masih ada mentari?
    di antara siang dan malam.

Puisi Karya Muhammad Azam Zur'ain


Diam Mencintaimu

Pernahkah kau tersadar akan hati ini
memandang penuh cinta dalam hati
merindu penuh damba bersama mimpi

Tidakkah kau peduli hadirku di sini
senantiasa berharap dan menanti
bermimpi agar hati ini mampu terpilih
menemani hatimu

wahai kasih izinkan aku
memasuki pintu hatimu
agar aku mampu menulis sebuah kata
“I LOVE YOU”

Duhai kasih biarkan aku
sekejap memeluk hatimu
walau tak pernah mungkin hatimu
ku miliki.

Minggu, 12 Mei 2013

Puisi Karya Ahmad Saifulloh


Kenangan Cinta di Danau

Redup resahku
terpusat di balik indah wajahmu
Sejak dulu
sedari aku memuja-memujimu

Romantis cerita kini
saat kugenggam erat tanganmu
Menepi di pinggir danau
menyeruak dibalik cerita cinta

Cantik wajahmu
memajang kisah dan sebuah rindu
Hingga kini
namamu masih dekat-dekat di hati

Bersatu kau dan aku
dibesarkan senja di danau tepi
bersama kabut putih
mendengar rinai burung cenderawasih.


Menggores Cinta

Tinta-tinta bercak menggores cinta
menghulu hilir hingga buta
tanpa kutahu bentuknya
tapi kini seindah namanya

Kasihku…
kali pertama aku menulis cinta
Sayangku…
hanya indah yang bisa kukata

Penaku telah retak berserak
ketika tangan semakin terluka
hati terlambat kata
tapi mesra dalam setiap kata

Indahku
cinta tidak bisa bercerita
Manisku
kau sendiri yang sanggup berkata.


Puisi Karya Moh. Mishbachul Fuad










Mencintaimu



Aku
sederhana mencintaimu 
bukan karena parasmu
ataupun elokmu

kau
kau
begitu sederhana

tercermin
dari tutur katamu
dan tingkah lakumu

siapapun kan terpana
bukan karena pesonamu
melainkan keikhlasan hatimu

aku sayang kepadamu
aku sayang kepadamu
aku sayang kepadamu

terlepas dari nafsu
rasa ta'dzimku
untukmu


on Monday, November 7, 2011 at 9:15 pm

Selepas rinai hujan membasahi hati nan gersang. tak lama, mekarlah kuncup pelangi; elok warnanya, rupawan parasnya membelai belahan sanubari, berbisik mesra menyambut sinar mentari yang segera membumi. Satu warna satu nama nampak menarik pandangan alam, memikat dedaunan, menawan tarian elang, menjulang diantara persembahan sang Kuasa, di khatulistiwa ia semaikan dayanya. Jingga bersemi melangkah, beriring menyemarakkan pagi yang cerah, paduan padu di sela yang membisu. ia dan kawan setianya tak henti melukis senyum pengagumnya. Jingga kutunjuk diantara warna pelangi idaman sehabis tangis hujan semalam.

Jinggaku Sayang

menyaru merayu
selaras bayu
hentakkan fajarku yang beku

hey jingga
apa kabarmu
lama tak bersua

sayang salam sayang
kian lama kian memendam
angkuhmu menawan

kau semaikan benih
lumpuhlah, luluhlah sudah

akupun tersudut
akan parasmu, sederhanamu

mawar melati tak sewangi
seharum, seanggun jiwamu
jingga

kuharap

senyum sari madumu
masih setia menanti
menanti kumbangmu

sesaat bayangmu menyelinap
merangkul batinku yang senyap

hey jingga
bunga yang tak kunjung layu
kutautkan rindu
mengembun hangatkan palungmu

kutapaki bekasmu kemarin
masih membias indah
mengisi heningnya rasa

kurasa tiada cinta
kucinta tiada rasa

kau ada kurasa
kau ada kucinta

hey jingga
kerudung rindu
melambai menjauh

aku tak kuasa
kau bisa

jingga
senyummu, pesonamu
elokmu, cahayamu
kau pelangiku

jingga



on Sunday, April 7, 2013 at 7:57am



Puisi Karya Indah Rahmawati


Nafas Kehidupanku ( Ibu )

Kucoba menutup mata 
kembali di saat kecilku bersamamu
andai bisa kuulang masa itu
kuberjanji tak akan nakal padamu

Jiwaku serasa tak bernyawa tanpamu
semua  kusadari ketika engkau telah tiada
betapa aku sangat membutuhkanmu
langkahku goyah tanpamu

Tuhan, aku tahu ibuku takkan pernah kembali
beri aku kekuatan disini
bimbing aku agar mampu menjadi kebanggaanya
agar aku tetap bisa berbakti

Dalam tiap sujudku terus megalir do’a
ampuni segala salahnya, ampuni pula aku nanti
izinkan aku memanjatkan inginku .
untuk kembali bersamanya di surga-Mu nanti.

  
Tentang Persahabatan

Tahun terus berlalu kawan
ingatkanmu kembali di saat kita pertama bertemu
tak pernah ada iklar kiat menjadi sahabat
waktulah yang menemani kita terus bersama

Dunia kita saling berbeda
tapi itu yang membuat kita semakin berwarna
dalam sedih dan suka kamu selalu ada
bersamaku memahami aku

Kisah kita memang tak selalu bahagia
terkadang ada kerikil tajam yang meukai kita
namun itu tak membuyarkan kebersamaan kita

Sahabat
buktikanlah kita akan terus bersama
menulis dan berbagi cerita selamanya sampai akhir menutup mata.







Kamis, 09 Mei 2013

Puisi Karya Saprida Hanum

Untuk yang Terakhir

Awal pertemuan yang begitu manis
berawal indah berakhir duka 
Perasaan yang kupendam 
bagai menyimpan jarum di bawah tanah 
yang begitu dalam

Aku tak kuasa 
di saat terakhir engkau genggam tanganku 
terasa hangat telapak tanganmu, 
namun hati ini seperti teriris pisau 
yang begitu sakit dirasakan

Untuk yang pertama dan terakhir
seperti baru memegang berlian yang tiba-tiba jatuh menghilang 
takkan pernah kugenggam kembali.
08 Mei 2013


Penyesalan

Dalam kelam angin malam
aku terduduk di bawah sinar sang rembulan
Menatap langit dengan penuh derai air mata 
jauh sudah langkahku aku t'lah melupakanmu
aku telah lalai dengan kewajibanku, 
ampuni aku ya Allah
ampuni aku

Izinkan aku untuk kembali mengetuk di pintu-Mu 
aku ingin Engkau sayang, 
aku ingin mencintaimu 
dan kembali bersipuh di hadapanMu

Ya Allah aku menyesal
di saat raga kini tak berdaya
di saat itulah mata mulai terbuka
Sesungguh nya Engkau
sangat dekat denganku, Tuhanku.

Puisi Karya Dian Anggraeni

Sujud Cintaku

Di keheningan malam 
dalam kesunyian yang syahdu, 
aku datang padaMU
aku menghampiriMU
dalam kedukaan yang membuncah jiwa 
mencoba mencari sekeping hati suci
yang mulai samar terkikis perlahan-lahan 
pada kebahagiaan semu
yang membutakan bathinku

Aku merinduMU
meski perjumpaan denganMU nyata
dan Engkau benar ada
Tapi, tetap saja aku masih mencari-cari

Aku haus kasih sayangMU
meski Engkau tempatkan aku di lautan kasihMU
tetap terasa kepedihan dalam kebahagiaan
tetap terasa kesunyian dalam keramaian

Duhai Allah ..
hanya kepadaMU 
curahan rindu kosongnya jiwa
sudilah kiranya terangi hati dengan cahyaMU
penghias langit jalan menuju syurgaMU

Duhai Allah ..
terlalu lama aku menjauh
melelahkan jiwa yang kian merinduMU
aku bukan Nabi yang bisa sempurna dalam memujiMU
ampuni aku,
limpahi aku kasih sayangMU
di sujud malamku ini.

dalam kesunyian. 060513