FAM Indonesia ( Forum Aktif Menulis Indonesia )

FAM Indonesia ( Forum Aktif Menulis Indonesia )
Langkah Menjadi Penulis Profesional.

Kamis, 23 Mei 2013

Puisi Karya Juherni

Ibuku Malaikatku

Ibu
kedudukanmu sangatlah tinggi
di malam yang sunyi sepi
engkau rela tak tidur demi menjaga tidur lelapku

Ibu
tiap waktu, engkau selalu mengawasi, membina, mengajari
dan bahkan menagis ketika aku berbuat salah
tiap tetesan air matamu yang jatuh takkan pernah tergantikan
sekalipun aku, aku mati untukmu

Ibu
engkau adalah malaikat
engkau berjalan di tepi harapan
demi mencari arti hidup yang fana ini

Hanya semangat dan cinta
yang mampu membuatmu bertahan
bertahan melawan sayatan
sayatan angin kehidupan

Ibu
terkadang caci maki yang engkau terima
terkadang hatimu luka karena kecewa
terkadang pula engkau menangis sedih

hatimu luka, tapi engkau masih bisa tersenyum
hatimu bahagia, tapi engkau menangis bangga

Cintamu takkan pernah tergantikan
kasihmu takkan pernah terbalaskan
sekalipun aku menggendongmu keliling dunia
dan memberikanmu apa yang engkau ingini

Ibu
engkau tak pernah meminta sebuah imbalan
hanya penghormatan dan rasa dihargai yang engkau inginkan
bagiku kaulah malaikatku.



Ketika Alam Mulai Bicara

  • Alam semesta menampakkan keindahan
    keindahan yang sebetulnya hanya fatamorgana
    semakin dipandang
    semakin menenangkan hati

    Kini semua hanyalah kenangan 
    gunung tinggi telah menjadi daratan
    akibat keserakahan manusia
    yang mengais rejeki tanpa menjaga keelokannya

    Padang yang dulunya menghijau
    kini di sulap gedung-gedung tinggi
    tak ada lagi keindahan yang asri
    tak ada lagi alam yang sejati

    Banjir meraja lela
    api mengelilingi bumi dari panasnya sang mentari
    semuanya adalah suara tangisan alam
    yang terkadang tak dihiraukan karena keegoisan

    Gemuruh angin merombak keteguhan iman
    adilkah Tuhan sang pencipta alam
    memberi timpaan bencana
    bagi hambanya yang tercipta

    Tak ada kata keadilan bagi alam
    alam yang tengah memberontak
    menahkodai sebuah dendam
    dendam akan perlakuan manusia semena-mena

    Ketika alam mulai berbicara
    manusia hanya bisa terdiam
    ketika alam mulai berbicara
    manusia akan binasa.


    By Juherni
    Pin 2A0A149C


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar